Waktu Yang Tepat

1:55 pm

Kita sudah lama tak membagi kabar dan kisah. Tak ada yang menghalangi, hanya saja urusan dunia membuatmu mungkin saja lupa? Lupa jika kau juga butuh duduk sejenak, menarik napas dalam-dalam, dan bercakap dengan kami. Apa kabar Gadis Kecil? Apa kabar Perempuan Itu? Kisah-kisah yang berputar di kepala membutuhkan sarana untuk dikeluarkan, sebelum ia menyesaki kepala dan membuatnya sakit karena kelebihan beban.


Ini sudah hari ketiga Ramadhan. Ramadhan yang sepi tanpa hiruk pikuk antusiasme seperti biasanya. Mesjid sunyi tanpa pengunjung, tak ada deretan penjual takjil di jalan, tak ada anak-anak bersuara cempreng yang berteriak mengingatkan sahur... Tak boleh berkumpul, bersilahturahmi, berbuka puasa bersama... Bahkan mudik tak diperbolehkan. Apakah kalian terjebak di tanah orang? Merindukan kata pulang tapi tak bisa berbuat apa-apa?

Tapi kami tahu kau menikmati saat ini... Ada yang kau sayangakan, kau sesali, tapi yang kau syukuri jauh lebih banyak... Ramadhan kali ini, meskipun tak bisa bertemu banyak orang, kau merasa jauh lebih dekat dengan-Nya. Percakapan-percakapan yang sudah jarang kaulakukan, kini semakin intens bersama-Nya. Kau mengadu, berkeluh-kesah, berterimakasih kepada-Nya dan merasa jauh lebih lega. Selain itu kau terhindar berbasa-basi dengan orang lain bukan? Saat ini adalah waktu yang bisa kaulakukan untuk menikmati dirimu. Menganalisa kemudian menyusun kembali apa yang kurang, apa target yang ingin kau hapus, bagaimana kedepannya, dll.

Waktu ini adalah waktu yang tepat untukmu mengubah, menyusun, membersihkan, kemudian menata SEMUANYA pada tempatnya... Mungkin juga alam sedang melakukan hal ini, antibodi bernama Covid-19 dikeluarkan demi menekan laju kuman bernama manusia.

You Might Also Like

0 komentar

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus. Juga yang komennya dibaca brokenlink terpaksa saya hapus.