Menuju FEMME dan CBFW 20019, The Future Of Culture.

11:01 pm



"Saya percaya bahwa event ini telah menjadi salah satu indikator dari kemajuan industri fashion Indonesia, pariwisata, serta menjadi sebuah instrument edukasi bagi generasi muda tentang sebuah karya dari kekuatan kekayaan budaya Indonesia. Maka semangat ini kami wujudkan dalam tema besar FEMME kali ini yaitu The Future of Culture." Kata Bu Icha AZ Lili SH selaku Chairwoman 3 Pro Official Event Organizer FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week saat konfrensi pers di hari Senin 18 Maret 2019.




Ini adalah tahun ke empat-belas FEMME dan tahun ke lima Celebes Beauty Fashion Week diselanggarakan. Event tahunan Makassar ini diadakan pada tanggal 3-7 April bertempat di Four Point by Sheraton Makassar. Untuk pencinta fashion, aku sarankan sih jangan sampai ketinggalan acara ini. Event ini hadir sebagai hasil karya dan pekerjaan yang tidak pernah lelah untuk senantiasa memberikan maha karya terbaik untuk Indonesia. Sebuah langkah nyata untuk menjadi bagian dari memajukan Industri Fashion tanah air dengan misi terus memperkenalkan budaya kita kepada dunia.

Untukku sendiri, FEMME 2019 ini akan menjadi tahun keempat ku menghadirinya sebagai seorang blogger. Setiap tahunnya event ini selalu menghadirkan konsep yang berbeda dan sangat sayang jika dilewatkan. Aku merasa sangat beruntung selama tiga tahun itu menjadi bagian darinya. Karena itu saat adanya undangan lagi untuk menjadi bagian dari event fashion terbesar di Indonesia Timur ini, aku langsung mendaftar.

Senin itu, di hari konfrensi pers, aku berangkat dengan hati riang. Akhirnya setelah menjadi perawat selama dua minggu lebih karena Pai dan Ghaza yang bergantian sakit, aku bisa refreshing sejenak. Menghadiri konfrensi pers saja sudah bisa refreshing, bagaimana kalau nanti datang ke acaranya tuh?!! Hehehe...

Yang Berbeda di FEMME dan CBFW 2019


Di konfrensi pers itulah kami diberitahu siapa saja nama desainer kenamaan Indonesia yang akan turut serta meramaikan event ini, yakni; Deden Siswanto, Ghea Panggabean, Dewi Sandra, Hengki Kawilarang, Mayaratih, Chintami Atmanegara, Ayu Dyah Andari, Ariy Arka, Harry Ibrahim, Ida Noer Haris, Kursien Karzai, Monika Jufry, Hannie Hanato, Sikie Poernomo, Jeny Tjahyawati, Gita Orlin, Appi Sayuti, Vienna Muthia, Appmi (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia), dan IFC (Indonesia Fashion Chambers).

Para model pun satu persatu masuk memamerkan rancangan para desainer tersebut:







Selain itu tahun ini akan ada perancang dari Jepang, Steven Tach yang akan menampilkan cross culture antara Jepang-Makassar. Steven Tach akan mengolah kain tradisional Sul-Sel dan menampilkan rancangannya. Tentunya hal itu sangat patut untuk kita nantikan. Ya gak?

Berbudaya Itu Keren


Untuk menarik lebih banyak pengunjung dari kalangan muda, Ibu Icha sengaja menggandeng Mas Fuddy Syarief untuk menyumbangkan ide kreatifnya.

"Dalam CBFW ini, kita berharap terus bisa membangkitkan minat serta kesadaran anak-anak muda penerus bidaya bangsa untuk bangga dan kreatif berkarya, khususnya dalam mengexplore budaya kita sendiri," katanya.

FEMME tahun ini berusaha mengajak para milenial untuk lebih tertarik terhadap budaya lokal Makassar dengan menggelar talkshow yang akan dihadiri Nirina Zubir, Dimas Beck, Influencer Muda Makassar, Rosewood, dan founder #berbudayaitukeren dengan topik "Dari Udik Jadi Unik".

Harapannya agar talkshow ini dapat mengembangkan potensi anak muda khususnya dalam hal wirausaha dan membangun bisnis.

Pop Up Store, Pameran Instalasi, Awarding, dan Lomba untuk Anak Muda.


Di tengah event FAMME nantinya dihadirkan booth #berbudayaitukeren  dengan konten multibran produk lokal. Juga ada pop up store, pameran instalasi, dan event-event lainnya yang cocok untuk generasi milenial. Juga awarding untuk anak muda dan lomba foto.


Jadi... tunggu apa lagi? Yuk ketemuan di FAMME 2019! 



You Might Also Like

2 komentar

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.