Mencecap Sepotong Itali di Kota Makassar

5:52 pm

"Ciobella..."



Serentak sapaan hangat menyambutku dan Ghaza saat membuka pintu La Picolla Italy siang hari itu. Cuaca Makassar yang sedang cerah-cerahnya di tanggal 29 September 2018 itu membuat mataku membutuhkan waktu untuk beradaptasi saat memasuki rumah makan yang temaram ini. Ya temaram, tapi alih-alih berkesan horor, rumah makan ini malah berkesan romantis. Juga hangat. Mengingatkanku akan restoran-restoran di film klasik Eropa dengan gorden dan taplak meja yang yang bermotif kotak-kotak merah, dengan dinding bata merah tanpa pelapis dan lantai yang bermotif kayu, dengan foto-foto jadul yang menghiasi dindingnya, juga konsep open kitchen-nya yang membuat kita bisa menyaksikan bagaimana makanan yang disajikan rumah makan ini dibuat.








Hampir semua kursi telah terisi saat kedatanganku, untungnya masih ada kursi kosong di meja panjang di tengah ruangan, tempat beberapa blogger lainnya sedang duduk. Semerbak bau masakan yang sangat menggugah selera membuat perutku tiba-tiba bergemuruh minta diisi. Jadi disanalah aku memilih duduk dan langsung mencicipi makanan dan minuman yang telah dihidangkan. Tapi sebelum membahas hidangan yang kucicipi, ada yang sudah pernah mampir ke La Picolla Italy gak sebelumnya?


Aku sendiri, ini merupakan kali pertamaku mengunjungi rumah makan yang setahun lalu untuk pertama kalinya di buka di Kota Makassar sini. Dan memang hanya ada di Kota Makassar! Rumah makan yang terletak di Jl Lamadukelleng No. 82 ini menyajikan beragam menu Itali dengan cita rasa serta penyajian yang sama persis dengan negara asalnya. Adalah Giovanni Maras atau yang lebih akrab dipanggil Chef Nanni, pemilik sekaligus Chef yang membuat menu di rumah makan ini adalah warga negara Italia asli, sehingga keotentik-kan rasa hidangan yang disajikan tak perlu diragukan lagi.

La Picolla Italy ini didirikan karena kerinduan Chef Nanni terhadap kota kelahirannya di Itali, termasuk pada makanan khas Itali. Chef mengaku sudah pernah mencoba mengunjungi hampir semua restoran dan cafe yang menyajikan menu Itali namun tak ada yang bisa meredam rasa rindunya, jadilah dia membuat La Picolla Italy ini.

Untungnya lagi, Chef Nanni ini memang juru masak professional sih ya, beliau tergabung dalam Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) serta memiliki sertifikat dari Federazione Italiana Cuochi (FCI), jadi kalau kangen masakan "kampung halaman" tinggal masak dan membuat rumah makan sendiri. Coba kalau aku?!! Hmmm... tinggal ke warung coto sih atau rumah makan palopo.



"Kami percaya banyak hal baik yang terjadi di meja makan. Obrolan yang mengalir, suasana yang mengundang hingga pertemanan yang akrab bisa terjalin di meja makan. Meski sebagian besar bahan dasar menu kami adalah impor, kami tetap membuat harganya relatif terjangkau. Karena La Picolla Italy sendiri bukan hanya sekedar bisnis kuliner, berharap pengunjung kami dapat menikmati makanan mereka dengan sangat puas dan merasa seperti berkunjung ke rumah teman karib," kata Chef Nanni kala itu.

Lalu bagaimana dengan rasa makanan yang sempat kucicipi di sana?




Nah! Berhubung aku datangnya telat, aku pun tidak sempat mencicipi semua hidangan yang disajikan saat itu (keburu habis cyin, hiks... Itu mi di bilang datang ko on time! huhuhu), aku hanya sempat mencicipi Pizza Margherita dan Spaghetti Aglio e Olio and Mushroom, serta popcron yang asik dicemilin Ghaza.



Pizza Margherita



Adalah pizza yang diberi toping saos tomat, mozarella dan oregano. Pinggiran pizzanya renyah dan rasa pizzanya cocok dilidahku, gak bikin enek gitu. Aku pribadi sangat menyukai pizza ini, yang biasanya aku hanya bisa menghabiskan 1 slice pizza saja, saat itu aku malah menghabiskan 3 slice pizza! Hohohoho...

Pizzanya yang terasa "ringan" nan renyah ini semakin nikmat disantap dengan cocolan sambal khas kota kelahiran Chef Nanni, yang kataku mirip-mirip sambel matah di sini. Aku baru tahu kalau di Italia sana ada sebuah daerah (yakni kota kelahiran Chef Nanni yang aku lupa nama kotanya), yang menikmati sambal seperti kita juga. Apa lagi makan pizza dan spaghetti di cocol sambal pedas ternyata senikmat ini! Bikin gak mau berhenti! Untuk orang Makassar yang memang doyan makanan pedas, makanan di sini aku rasa bakalan cocoklah ya di lidah kami.

Nah dalam rangka ulang tahun pertama La Picolla Italy selama bulan September dan Oktober, hanya dengan Rp 50.000,- siapa pun bisa menikmati satu pan Pizza Margherita dan Ice Tea. Untuk ukuran pizzanya La Picolla sendiri hanya menyediakan satu ukuran pizza saja, yakni yang berdiameter 35cm. Duh wajib ke sini lagi deh hahaha...

Spaghetti Aglio e Olio and Mushroom



Spaghetti dengan toping jamur dan keju parmesan yang dimasak dengan minyak zaitun dan bawang putih ini juga terasa ringan dan pas. Terlihat sederhana, tapi rasanya enak banget buatku, sepiring itu langsung ludes begitu saja. Rasanya sedikit pedas jadi Ghaza gak ikutan makan padahal kalau spageti dia pasti doyankan. Aku lupa tanya sih apakah spagetinya bisa dipesan yang tidak pedas gitu biar lain kali bocah bisa ikutan makan juga.



Untuk minum kami disediakan infuse water jeruk yang bisa kita minta diisikan kapan pun gelas kami kosong, selain itu ada juga jus buah naga + jeruk yang bisa dengan sepuasnya kami nikmati di dispenser yang diletakkan di meja open kitchen.

Alunan musik itali, hidangan yang lezat dan obrolan seru sesama blogger, membuatku lupa waktu, tak terasa sudah sore saja. Kalau Ghaza tidak merengek minta pulang karena sudah ngantuk, bisa saja aku masih asik nongkrong di sana hingga malam.

Oh ia, La Picolla Italy ini instagramable banget loh, yang suka foto-foto pastinya senang nih di sini.



Aku pun kepikiran buat dinner berdua dengan  Pai di sini hahaha... merasakan masa-masa romantis jaman pacaran dulu.

Selamat ulang tahun La Picolla Italy, sukses terus dan semoga kelezatan, kenyamanan , serta keramahan tempatnya selalu terjaga 💕

You Might Also Like

0 comments

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.