Menikmati Keseruan Opening Ceremony FEMME 2018

12:03 am

Sebagai perempuan yang menyukai fashion, meskipun memang urutannya setelah buku, skincare dan makeup, kehadiran FEMME adalah hal yang selalu kunantikan setiap tahunnya. Adanya FEMME berarti aku bisa mengupgrade pengetahuanku mengenai fashion, memanjakan mataku dengan melihat parade baju-baju cantik, dan berbelanja tentunya. Ketika sekali lagi mendapatkan undangan untuk menyaksikan Opening Ceremony-nya, aku merasa sangat exited, meskipun tersisip cemas perihal dimana akan menitipkan Ghaza nantinya. Membawanya turut serta seperti tahun lalu bukanlah sebuah pilihan lagi. Dia sudah terlalu lincah dan aku rasa tidak akan tenang jika harus duduk diam selama acara berlangsung. Jadi ya…






Rabu 11 April, dengan terburu-buru aku memasuki lobby Hotel Sheraton, tempat titik kumpul yang telah kami para blogger Makassar sepakati, kemudian bersama-sama memasuki ballroom Four Point. Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 10 lewat dan aku pikir kami sudah terlambat, tapi ternyata acaranya belum dimulai. Kami masih sempat berfoto dan melihat-lihat barang di tenat-tenat yang kami lewati. Aku bahkan menyempatkan diri ke toilet dan memakai eyeliner yang lupa kupakai karena terburu-buru “melarikan diri” dari Ghaza. Setelah itu pun kami masih bisa duduk manis menikmati kue yang tersedia di dalam goodiebag dan berfoto kembali.



Acara dibuka dengan tabuhan gendang tradisional Makassar yang disebut Tunrung Pakanjara dan disusul dengan Tari Paddupa. Tabuhan gendang tradisional ini sukses mengusir rasa kantuk-ku yang diakibatkan begadang semalaman menemani Ghaza yang entah mengapa pola tidurnya berantakan banget akhir-akhir ini. Aku pun tenggelam dalam tabuhan gendang itu, jantung ini turut serta berdebar mengikuti irama. Lalu dengan gemulai masuklah penari-penari cantik yang menarikan Tari Paddupa, yakni tari penyambut tamu kehormatan khas Bugis Makassar. Keharmonisan gerak tari dan tabuhan gendang itu pun menghipnotis para undangan yang hadir.



Setelah itu, hadirin dipersilahkan berdiri, dan bersama-sama kami menyanyikan lagu Indonesia Raya.


Kemudian MC, Ira Duati mempersilahkan Ibu Icha AZ Lili selaku Chairwomen FEMME untuk menyampaikan kata sambutannya. Memakai tunik bernuansa peach dan sarung batik yang senada, beliau mengucapkan terimakasih kepada pendukung acara serta sponsor. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama 5 hari kedepan, mulai dari tanggal 11 sampai 15 April 2018, dengan mengusung tema “Beauty in Diversity”. “Di sini hadir 350 brand, 100 model lokal dan nasional, 50 designer ternama tanah air, 25 brand artis, 50 fashion show dan 30 booth kuliner”, ujarnya. Luar biasa bukan?!! Karena ini adalah even fashion tahunan terbesar dan termegah di Indonesia Timur dan tahun ini adalah ke-13 kalinya FAMME dilaksanakan, sudah tentu pelaksanaanya bertaraf profesional dengan hasil yang sukses membuat kita berdecak kagum. Ini juga kali pertamanya FEMME bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten, dan Kabupaten Gowa menjadi Kabupaten terpilih, hal ini dikarenakan potensi wisata dan budaya yang layak dikenal oleh masyarakat luar.



Selanjutnya adalah Bupati Gowa, Adnan Purichta menyampaikan kata sambutannya. Adnan berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah dalam mengembangkan potensi para pelaku UMKM yang ada di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Gowa, karena kegiatan ini merupakan tempat berkumpulnya desainer-desainer muda yang berbakat serta para pelaku industri kreatif dalam memperkenalkan fesyen, kuliner, dan potensi wisata yang ada.


Hal ini sejalan dengan yang dikatakan I Gusti Ayu Bintang Puspayoga - istri Menteri KUKM (Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) yang sekaligus menjadi Ketua Manajemen Usaha Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) saat menyampaikan kata sambutannya, “Berharap FAMME bisa menjadi wahana pendorong bagi para UKM untuk mempromosikan produknya dan mendorong UKM untuk lebih mengeksplorasi potensi sumber daya lokal yang ada sehingga nantinya bisa meningkatkan hasil produksi yang berkualitas dan bernilai jual.”


FAMME pun resmi dibuka (atau dimulai?)!!!


Seperti di tahun sebelumnya, setelah FAMME dinyatakan resmi dibuka, acara selanjutnya adalah Fashion Show! Yang tentunya adalah acara yang paling kutunggu-tunggu.

Dengan menggabungkan musik, latar layar yang informatif, sorot lampu yang berwarna-warni, serta iringan penari kipas berbaju bodo putih, para model dengan anggun dan percaya diri berjalan di catwalk mengenakan busana Baju Bodo Modern rancangan APPMI Sulawesi Selatan. Aku membuka mata lebar-lebar mengagumi baju-baju bodo modern yang cantik-cantik itu dan sangat terinspirasi karenanya. Lumayanlah untuk dijadikan acuan baju seragam saat sepupu menikah di Juli nanti, hohohoho…





Kemudian tampillah ibu-ibu Sulawesi Selatan yang berasal dari latar belakang profesi yang berbeda-beda mengenakan Baju Bodo Modern dan busana karya Gee’s Batik. Mereka dengan percaya diri berjalan di catwalk selayaknya model… yang menurutku hal itu sangat keren! Meskipun tidak berprofesi sebagai model dan banyak yang tidak berpostur tubuh selayaknya model, mereka tetap terlihat bangga dengan tubuh mereka dan hal itu terlihat cantik dimataku. Hal ini pun serasi dengan tema yang diangkat FEMME tahun ini; Beauty in Diversity, keindahan dalam keberagaman. Karena tak ada satu pun perempuan yang sama, mau dia kurus-gemuk, pendek-tinggi, berkulit putih-kuning langsat-sawo matang hingga hitam, semuanya terlahir dengan cantik.













Fashion show karya perancang Didi Budiarjo bekerjasama dengan Rinaldy Yunardy dan LT Pro menutup Opening Ceremony FAMME kali ini dengan spektakuler. Mengangkat tema Port Cities, baju-baju yang dikenakan para model terinspirasi dari kota-kota pelabuhan di seluruh dunia seperti; Makassar, Paris, dan Hongkong. Aku langsung merasa iri dengan model-model itu, beruntung sekali mereka bisa mengenakan baju yang indah-indah itu!














Kalian sudah menyempatkan diri ke FEMME?
Jika belum, buruan! Acaranya hanya sampai hari Minggu loh.




Nb: Foto-foto di atas beberapa adalah milik @uswhaaa & @qiahre ❤️

You Might Also Like

20 comments

  1. seru banget yaaa.. dan berasa Indonesia banget. Thank you ulasannya, jd berasa ikutan jg meskipun nggak hihi

    ReplyDelete
  2. opening femme selalu luarbiasa ahhh semoga berkesempatan lagi ke femme tahun depan bareng lagi ya dwiii :*

    ReplyDelete
  3. Baru dengar acara ini. Anggun anggun banget sih ya.. Kebayang cantiknya kalo liat langsung

    ReplyDelete
  4. Wuih blogger fashion pada kece abis. Itu baju bodo inovasi dan baju pengantin nya memang bagus banget ya

    ReplyDelete
  5. Acaranya positif banget ini mah, saya jadi pengin banget ke sini juga. Nggak cuma body positivity tapi inspire juga :D

    ReplyDelete
  6. Dari dulu kepengen lihat-lihat fashion show semacam ini. Tapi belum ada di daerah-daerah. Btw, itu outfitnya blogger makasar sama-sama kece. Kirain tadi para modelnya kak. Hehe

    ReplyDelete
  7. Pakaiannya bagus-bagus mbak, pakaian tradisional Indoensia kalau dimodif ke pakaian modern bagus sekali, jadi lope lope

    ReplyDelete
  8. Bagus2 ya desain2nya, bukti bahwa desainer tanah air/ lokal itu emang gak kalah kreatif sama yang asing. Acara2 seperti ini bagus banget buat bikin semangat, motivasi desainernya, pelaku usahanya, juga bikin kain lokal jd terangkat nilainya TFS

    ReplyDelete
  9. Para model tampak anggun dengan pakaian yang dikenakan sambil berjalan, mulai dari busana yang formal hingga lebih santai lengkap ditampilkan.

    ReplyDelete
  10. Stage nya meriah dan ceria sekali ya.. berbunga-bunga indah.. diversity :)
    Btw mb Dwi juga cantik meski belum berkesempatan pake baju2 desainer itu. Hihihi.

    ReplyDelete
  11. Dilihat dari foto-fotonya, penampilannya undangan dan panitianya pada kece-kece dan seru acaranya mba.
    Oh ia banyak typo sepertinya mba antara FEMME dan FAMME ditulisan mba..

    ReplyDelete
  12. duh cantik cantik koleksi pakaiannya plus yg bawakan jg cantik
    blogger sulsel banyak cewek juga ya
    cantik semua salam kenal ya

    s

    ReplyDelete
  13. Beneraan...karya designer tuuh mashaAllah...
    Cantiik dan enak dilihat.

    ReplyDelete
  14. Aku kalau nonton acara fashion kaya gini paling mlongo aja. Suka dengan baju2nya. Seleraku memang gak semewah itu. Tapi kalau liat orang pakai baju bagus2 ya seneng aja

    ReplyDelete
  15. Acara fashion dipadukan dengan makanan kan ya. Aku fokus ke 30 booth kuliner yang supee banyak dan semuanya enak pastinya. Bisa bisa ngga pulang pulang orang yg berkunjung saking asiknya hehehw

    ReplyDelete
  16. Wiih... Andai ada acara FEMME di dekat tempat tinggal saya, kayaknya bakalan ikutan deh...acaranya seruu!

    ReplyDelete
  17. Bagus banget karya-karyanya. Semoga sukses acaranya. Tema nya aku suka. Keindahan dalam keberagaman.

    ReplyDelete
  18. Beneran.bajunya kece-kece semua ya.., duh sebenarnya tempat ini terlarang buat wanita....hahahaha gak bisa nahan selera

    Tapi positifnya kita jadi tahu trend fashion..dan menginspirasi dan.mengoreksi cara kita berbusana selama ini..

    ReplyDelete
  19. wah wah, aku baru tahu lho tentang femme habis baca ulasan mbak dwi dan acaranya sangat keren, seru, plus banyak pelajarannya

    ReplyDelete
  20. Designnya cantik-cantik banget,bnyak perpaduan sm kain nusantara ya mba.
    Aku naksir rok nya, jdi pngen lit langsung opening ceremony femme.

    ReplyDelete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan