Cerita Seminggu: Akhir Januari, Awal Februari

11:00 pm

Haiii kita ketemu lagi di Cerita Seminggu, setelah minggu lalu aku sempat alpa menuliskannya…



Minggu lalu itu Pai sempat sakit dan dua hari tidak masuk kerja. Dengan dia tidak masuk kerja itu aku malah jauh lebih santai. Ghaza seharian bermain dengannya dan tidak mengekor denganku. Bebas! Pekerjaan rumah pun jadinya lebih cepat selesai.


Lalu di awal minggu ini malah Ghaza yang sakit. Dia diare serta muntah-muntah yang membuatnya menjadi lemas. Untung saja dia masih mau makan dan minum sehingga aku tidak begitu khawatir. Cuma memang aku merasa sedih melihatnya, yiahhh ibu mana si yang gak sedih melihat anaknya sakit, apalagi dia terlihat semakin kurus setelah sakitnya itu. Kapan-kapan aku mau menuliskan tatalaksana penanganan anak yang terjangkit diare deh… Kalian tertarik baca gak sih?

Dua minggu ini aku menyempatkan lebih banyak waktu untuk berkumpul dengan teman-temanku. Seperti biasa sekadar berkumpul, bercanda, dan berbagi cerita… Juga makan-makan tentu saja.


Arisan dan bermalam mingguan bersama, juga nongkrong hingga tengah malam…

Tidak lupa pergi menonton Dilan yang sedang happening! LOL!


Juga kembali menerima tawaran kerjasama di blog ini. Yang Insyallah segera tayang review dan sedikit cerita tentangnya. Tungguin saja ya.



Menikmati fenomena alam yang jarang terjadi bersama orang terkasih.



Dan menamatkan 3 buku di dua minggu terakhir ini.



Aku menyadari kebahagiaan itu begitu rapuh. Bisa saja hari ini kita merasa begitu bahagia lalu tiba-tiba sebuah kejadian buruk membuat dada kita sesak dan kita pun menangis. Jika seperti itu aku ingin dipeluk dan tidak ditinggalkan sendirian. Menangis hingga puas dipelukkan yang hangat menentramkan. Lalu kembali merasa baik-baik saja. Kemudian melanjutkan hidup… dan berbahagia lagi.

You Might Also Like

2 comments

  1. Senangnya bisa nongkrong2 bersama teman-teman cewek meski sudah berkeluarga. Eh, aku juga punya buku Bumi Manusia itu, tapi belum baca. Bagus nggak Mbak bukunya? Paraghraf terakhir postingan ini ngena banget di aku. Soalnya beberapa waktu terakhir ini sering labil, perpindahan emosi menjadi sedih sangat sering kurasakan, padahal biasanya hanya karena sebab kecil saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia Alhamdulillah banget kami masih bisa sering ketemuan. Ngumpul bareng teman itu salah satu upayaku untuk mempercantik batin! Hahahah...
      Bukunya lumayanlah mbak. Awalnya aku rada sonkkkkk gitu, karena bahasanya sangat puitis tapi dibagian tengah hingga akhir aku suka.
      Sini aku peluk mbak 😊

      Delete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.