Bertumbuhlah Nak Dengan Bahagia

11:52 pm



Ghaza. Saat bunda menulis ini, kau sedang tertidur pulas di sampingku. Tangan mungilmu memelukku erat, menahanku agar tidak kemana-mana. Diluar hujan turun dengan deras, yang mungkin menyebabkanmu tidur semakin pulas, lain dari biasanya. Selayaknya bunda, kau pun menyukai hujan. Kau betah berlama-lama memandanginya dan akan mengamuk jika dibawa masuk. Sering aku bercanda dengan tante-tantemu, menyebutmu Scorpio Romantis karena kesukaanmu memandang hujan. Hujan itu indah ya Nak.

Hari ini tepat kau berusia 1 tahun. Saat mengandungmu, bunda berniat membuatkanmu surat sebulan sekali disetiap tanggal 14, apa daya itu tidak terjadi. Bunda belum bisa mengatur waktu, bahkan hingga sekarang bunda belum bisa. Manajemen waktu bunda begitu buruk. Semoga hal itu tidak kau contohi nak. Bunda harap kau bisa mengatur waktumu dengan baik, sehingga semua pekerjaan yang seharusnya kau kerjakan bisa terselesaikan, hidupmu tidak dibayang-bayangi hal tak terselesaikan, dan kau punya banyak waktu untuk berlibur.

Semoga saja tulisan ini bisa merangkum apa saja yang ingin bunda ceritakan selama setahun belakangan. Kau tumbuh dengan cepat, bulan-bulan berganti, dan lihatlah kau sekarang. Sudah pintar mengoceh dan mengucapkan beberapa kata. Sudah bisa marah dan bersikeras pada keinginanmu. Sudah pintar makan sendiri meskipun belum ada satu pun gigimu yang tumbuh. Duduk dan merangkak ke sana ke mari, bahkan menaiki anak tangga. Belum lagi kau bertambah lucu dan menggemaskan hari demi hari. Bunda bahagia menyaksikanmu bertumbuh, sekaligus bunda sedih karena semakin dekat saat kau tak lagi bergantung kepadaku. Labil ya? Saat tiba giliranmu menjadi orangtua, kau akan mengerti.

Hubungan kita tidak selamanya berjalan manis, kadang bunda jengkel luar biasa padamu. Ketika kau menolak makan padahal bunda sudah bersusah payah memasakkanmu atau ketika kau maunya hanya digendong saja, dua hal itu, beserta beberapa lainnya yang membuatku kehilangan kesabaran. Mungkin ada juga saat dimana kau sangat jengkel kepada bunda?
Tapi kau belum tahu cara mengungkapkannya?
Tak dapat disangkal, kehadiranmu membuat bunda belajar menjadi orang yang jauh lebih sabar.

Ghaza.
Bunda minta maaf.
Selama ini belum mampu menjadi ibu yang baik buatmu. Bunda kadang kelepasan mencubitmu. Menghardikmu. Mengabaikanmu. Bunda menyesal luar biasa ketika melakukannya, tapi tak jarang pula bunda khilaf dan melakukannya lagi. Maafkan bunda yang belum bisa menjadi contoh teladan untukmu ya Nak.

Ghaza.
Terimakasih. Dengan kehadiranmu, bunda merasa utuh. Bunda memiliki alasan untuk hidup. Untuk bertahan. Terimakasih telah membawah kebahagian tak terkira kepada bunda. Terimakasih nak.

Ghaza.

Dunia ini tidak seaman dan sedamai kelihatannya. Di luar sana banyak anak-anak yang disia-siakan, banyak anak-anak yang menjadi korban keserakahan, kekejaman, dan hawa nafsu. Menonton atau membaca berita akhir-akhir ini bisa membuat kita tak lagi percaya pada manusia, pada dunia. Rasanya bunda ingin membangun benteng tinggi dan melindungimu dari semua itu. Tapi bunda tahu, bunda sadar, kau perlu hidup di dunia nyata ini, seburuk apa pun itu, semenyeramkan apa pun itu. Kau perlu belajar. Tentang dunia dan tentang hidup itu sendiri. Kau akan menemukan cahaya-cahaya yang membuat dunia ini lebih baik. Dan mungkin kau adalah salah satunya. Ya, kau salah satunya.

Bertumbuhlah, Nak. Dengan sehat dan bahagia. Jadilah manusia yang menyebarkan kedamaian. Hormati manusia-manusia lainnya, hormati perbedaan dan keunikan mereka. Jangan menyebarkan kebencian. Jangan merasa yang paling benar.

Kami menamakanmu Muhammad Ghaza Aditya yang mengandung dua arti; pertama sebagai saksi bahwa Nabi Muhammad Saw adalah pejuang yang pintar dan bijaksana dan kedua adalah doa agar kau menjadi pejuang yang terpuji, terpercaya serta pintar dan bijaksana selayaknya Rasullullah. Kami percaya, kehadiranmu akan memberikan cahaya pada dunia ini, setidaknya pada dunia kecil kita. Tapi jangan menganggap ini beban sayang... tidak, tidak, tidak. Jadilah apa yang kau inginkan, Bunda akan selalu mendukungmu.

Makassar, 14 November 2016.

You Might Also Like

9 comments

  1. Terharuuuuuuu dwiii... hiks.. anak2 bakal tumbuh besar dgn cepat tanpa disadari waktu berlalu bgitu saja... :( semoga kita para mama bisa mengisinya dengan terua menyertakan kebahagiaan untuk mereka. Aamiin.
    Happybirthday ghaza gantengggggg. Panjang umur berkah usia nak ^,^

    ReplyDelete
  2. Udah setahun aja kak dwi hahah. . Gak berasa ya. . Namanya bagus deh kak

    ReplyDelete
  3. So sweet bunda cantik. Salam sayang buat Gaza kecil dari kakak Caca :)

    ReplyDelete
  4. Sehat terus Gahaza sayang.. Saya kalau sudah menghardik, mencubit dll itu biasa menyesal sendiri ka setelah kejadian.. Sesering apapun sy berjanji untuk ga gitu lagi kadang kebablasan terulang, huhu..

    ReplyDelete
  5. Selamat berusia setahun Scorpio Romantis!

    ReplyDelete
  6. Selanat ulang tahun, Ghaza. Semoga menjadi anak yang kuat di dunia yaaa :)

    ReplyDelete
  7. ya itulah ibu ay, kadang juga melakukan kesalahan , apalagi saat emosi lagi gak stabil

    ReplyDelete
  8. Benar mba, waktu cepat banget berllau, begitu cepat anak2 tumbuh. saya belum ada anak cowok ni, numpang cium ya

    ReplyDelete
  9. Ah, mbak. Gitu ya, waktu tuh jalannya ngebut banget! Bahagia terus ya mbak sama keluarganya.

    Salam,
    Syanu.

    ReplyDelete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan