Cerita Kehamilan: Minggu ke 32

8:15 pm

Semakin dekatnya waktu persalinan (SEBULAN LAGI!!!), aku kadang merasa cemas. Bisakah aku melahirkan normal? Bisakah aku memberikan ASI kepada anakku? Mampukah aku melewati sakitnya persalinan normal? Dan jika cesar, bisakah aku melewati sakitnya jahitan yang belum kering sambil mengasuh anakku? Bisakah aku mengurus anakku sendiri? Akankah aku menjadi ibu yang baik? Dll.

Tapi aku merasa kecemasan itu adalah hal yang wajar dialami calon ibu, hanya tak perlu dijadikan beban dan di bawah stres saja. Cemaslah lalu serahkan semuanya kepada Sang Kekasih… Dia yang tahu yang terbaik untuk kita. Dan ya, kecemasan yang kurasakan itu tak terlalu kuambil pusing apalagi sampai membuatku stres. Aku hanya stres jika sedang ingin ngemil dan ternyata stok cemilanku habis. Hahahaha… Sumpah bumil yang sedang kelaparan moodnya buruk banget!




Alhamdulillah kami sudah memutuskan akan melahirkan dimana. Rumah Sakit Bersalin itu mendapat banyak review positif dari para kenalan kami mulai dari tempat hingga pelayanannya. Juga sangat dekat dari rumah dan yang paling penting menerima pasien BPJS.


Sayangnya itu berarti aku harus berpisah dengan dokter yang selama ini menjadi tempatku berkonsultasi selama masa kehamilanku. Yang telah menangani dua kali pendarahan yang kualami (ceritanya bisa baca di sini & di sini). Ya mau bagaimana lagi, tempatnya praktek hanya satu yang menerima pasien BPJS. Dan dari semua orang yang pernah dirawat inap di sana (RS Umum si ya ini) mengatakan jika menggunakan BPJS di sana kita dipandang sebelah mata dan pelayanannya gak maksimal. Belum lagi biaya-biaya tambahan yang harus kami bayar jika kekeuh melahirkan di sana. Padahal biaya-biaya tambahan itu bisa kami gunakan untuk membeli keperluan bayi kami nantinya. Meskipun yaa… kata orangtua untuk itu ada rejekinya tersendiri. Tapi gak ada salahnyakan berhemat?!!

Memang si selama pemeriksaan rutin tiap bulannya kami tidak pernah menggunakan BPJS kami. Kenapa? Ya karena malas saja mengurus rujukannya. Berhubung sudah mendekati persalinan jadi ya… Kami si berharap semoga saja ini pilihan yang terbaik.

Di bulan kedelapan ini, aku semakin sulit untuk duduk. Tulang ekorku sakitnya bukan main, berdiri lama juga membuat kakiku pegal, paling nyaman memang berbaring, hanya saja  sedetik saja kepala mengenai bantal aku langsung tertidur. Iya, bawaannya memang maunya tidur terus. Hihihihi… Selain tidur, makanku juga wuihhhh… berat badanku totalnya kini sudah naik 16kg, tepatnya 59kg.

Lucunya, saat pemeriksaan ditempat yang baru, suster, bidan, dan dokternya saat melihat perutku mengira ini sudah bulan persalinanku. Perutku memang sudah besar banget, lancip dan mengkilat. Bayangkan balon yang semakin ditiup semakin besar dan mengkilap karena kulitnya meregang, seperti itulah perutku sekarang. Dan lagi yang benar-benar besar hanya perut saja. Pinggang, paha, betis, lengan, dan pipiku meskipun semakin berisi tapi tak terlalu kentara jadi ya semakin menonjolkan kebesaran perutku ini. Kakiku juga gak bengkak sama sekali. Ini mungkin karena aku rajin minum air putih (min 1L dan ku usahakan 2L sehari) dan makan semangka tapi aku baru-baru saja baca artikel kelebihan air pada bumillah yang menyebabkan kaki bengkak *nah loh*.

Berat bayiku sudah 2,3 kg, kata dokternya si normal tapi aku rada ketar-ketir juga. Kayaknya dia besar deh terus terus pasti beratnya bertambah di bulan terakhir, bisa-bisa sampai 4kg. Bisa robek dong ituku? Kudu dijahit dong u.u Sebagai orang yang takut banget dengan jarum suntik aku rada gimana gitu. Hahahaha… membayangkan itu dijahit rasanya ughhh, sumpah deh bikin takut. Hahahaha… sudah deh jangan di bahas. Hihihi…

Alhamdulillah bayiku dalam keadaan sehat dan lengkap. Bulan depan kami diminta periksa lagi (eh tanggal 25an keatas si)… mungkin setelah itu musti cek tiap dua minggu sekali.

Apakah aku sudah siap menjadi ibu?


Insyallah ya ^^ bahkan rasanya sudah gak sabar banget bertemu Pejuang Kecilku~

You Might Also Like

27 comments

  1. aaakhh dwii, udah lucu banget perutnyaaaaa
    cewe apa cowo prediksinya
    aih aih penasarann .. hihihi
    semoga sehat selalu..lancar sampai lahiran
    aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lucu si tapi berat :p hahaha
      Hayoooo tebak ih! Aku suka orang tebak-tebak kelamin anakku :p
      Amin!!! Makasih Qiahhhh

      Delete
  2. Huwaaaaaahhhhhh,, bayiiiiiiiiii dedek bayiii mau keluarrrrrr... OMG!!! Asikkkkk asikk. Semangatttt ya mba Dwee... hihihihi. Pushhh Pushhh,, atur napasnyaaaa *mulai.sotoy hahahhahahhaha..

    Lancar lahiran, sehat mama, baby, papa, opung, bude, om, semua yaaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayolohhhh biasanya yang semangat gitu pertanda sudah mau jadi ibu :p
      Hihihi makasih ya sayang. Nyusul ya secepatnya :p

      Delete
  3. Semoga lancer salinanya mbak ...

    ReplyDelete
  4. Wah.. semoga selalu sehat ya.. dan Pejuang kecil bisa lahir dengan selamat nanti.

    Salam Kenal^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Irly ^^ salam kenal juga
      Amin! Terimakasih ya mba

      Delete
  5. Huaaaa terpikat sm tasnyah...

    Makin bersinar saat hamil besar yah, elus2 perut biar cepet ktularan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nita selalu aja salah fokus :p hahaha
      hmmmm itu efek cahaya kok >.< hahaha amin amin semoga kamu cepat nyusul ya dan diberikan kepercayaan oleh Allah juga. Tapi gak usah dibawah stress ya. Nikmatin aja dulu masa-masa berdua dengan suami.

      Delete
  6. Rasanya kayak siap, kayak enggak. Tapi nanti siap dengan sendirinya. AMIN. Ikut deg2an euuy. Aku juga males kalau 'hanya' kontrol rutin pakai JKN, pasti lama. Hahaha. Payah nih. Sebulan lagi yaaaaaaa. Puas-puasin jalan-jalan, pacaran sama suami, nonton, dll dulu mbaaa. Nanti begitu ada bayi, buyar itu semua *__*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin amin >.< semoga pas harinya aku sudah siap ^^
      *toss* hihihi ia ngurus rujukannya itu rada nyebelin si. Meskipun yang ngurus palingan suamiku bukan aku :p

      Maunya si gitu mba, jalan-jalan dan nonton, pacaran dulu tapi suami malah lagi sibuk-sibuknya di kantor u.u *malah curcol*

      Delete
  7. wahhhh udah gede banget perutnya dan tambah cantik :)
    semoga lancar ya nanti persalinanya, bayi dan ibunya sehat, bisa lahiran normal, amin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah dibilang tambah cantik ^^ hihihihi
      Amin!!! Terimakasih~

      Delete
  8. waaahh good luck ya ka !! semoga persalinannya lancar :)

    ReplyDelete
  9. Semoga dilancarkan persalinannya mba :)

    ReplyDelete
  10. siiip santai saja .. siapkan barang2 untuk melahirkan (sudah mulai disiapkan kan?) dengan menganggap akan piknik :)

    Usahakan berat badan jangan terlalu naik lagi, Dwi. Tapi itu berarti makannya mesti agak ditahan2, ndak terlalu "loss" lagi hehehe. Karena pertambahan berat badan sampai saat ini sudah cukup banyak. Mudah2an segala sesuatunya lancar ya sampai hari H :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak ini sudah mulai cuci cuci dan packing-packing ^^ ya dibayanginnya si mau ketemu bayi baru :p jauh lebih exited dibandingkan pergi piknik.

      Huhuhu tahan makan ya kak >.<
      susahhhhhh u.u selama dokterku bilangnya masih normal ya makan terus aja :p

      Delete
  11. wah ebentar lagi jadi ibu nih, semoga lancar ya kaka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin ^^ huwaaaaaa jadi ibuuuu >.< *gak sabar*

      Delete
  12. Mbak Dwi makin cantik. Sebulan lagi semoga lancar ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin ^^ terimakasih ya teh Eviiii ^^ hehehe *senyum-senyum dibilang cantik*

      Delete
  13. perutnya makin gedeeee,, ibunya makin cantiikk..lahiran dimanapun yang penting lancar dan sehat ya mbaa... jangan setresss... harus bahagia selaluuuu.. salam sayaangggg

    ReplyDelete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad