#Jumatulis Bosan, tindas, tekanan, bunuh, tertawa - Iri Hati

10:16 am

Dia bosan, bosan karena usahanya untuk menarik perhatian tak juga berhasil, bosan karena tekanan dan penindasan yang ia lakukan tidak ditanggapi. Ia bosan! Dia punya rencana malam ini, dia akan membunuhnya, melenyapkannya. Dia pun tertawa di dalam hatinya...

Pada akhirnya Perempuan Itu pun bosan selalu saja menjadi orang nomor dua dalam hidupnya. Dia pun ingin diperhatikan dan kebutuhan-kebutuhannya dipenuhi. Dia muak pada kesenjangan prilaku yang ia dapatkan. Apapun ia lakukan demi menarik perhatiannya selalu saja tak pernah cukup. Selalu saja Gadis Kecil yang menjadi nomor satu. Selalu saja kebutuhan Gadis Kecil yang ia utamakan. Bukankah dia pun bagian penting di hidupnya? Mengapa perlakuan terhadapnya seperti ini?

Yang paling menyebalkan baginya, sekuat apapun ia berusaha menindas Gadis Kecil, membuatnya sengsara, dia tak pernah mengambil pusing segala tindakannya. Gadis Kecil yang begitu cuek tetap saja berbahagia, mendapatkan perhatian penuh darinya. Usahanya menarik perhatian pun tak pernah dianggap serius...

Haruskah dia mengambil tindakan drastis untuk mendapatkan perhatian itu? Memberikan tekanan yang besar buatnya? Yang membuatnya tidak lagi memiliki pilihan selain memperhatikannya? Menomorsatukannya?

Maka malam itu, ketika dia dan Gadis Kecil terlelap, dengan perlahan-lahan Perempuan Itu turun dari ranjang dan menuju dapur. Dia ambilnya batu pengasah dan sebilah pisau. Dengan tangan gemetar dia mengasah pisau itu, titik-titik keringat bermunculan di pelipisnya. Setelah Perempuan Itu merasa pisau itu telah cukup tajam, dia pun kembali ke kamar dan berdiri di atas dia dan Gadis Kecil. Dengan cepat, Perempuan Itu menusukkan pisau itu tepat di jantung Gadis Kecil, tak ada lagi waktu untuk merasa ragu.

Bunuh!
Bunuh!
Bunuh!

Darah menyebar dari dada Gadis Kecil, dia, dan Perempuan Itu. Perempuan itu pun jatuh terduduk, dia telah berhasil membunuh salah satu dari mereka... ataukah ia telah bertindak terlalu jauh? Tawa terlepas dari bibirnya, sebentara kesadarannya perlahan-lahan menghilang...


Malam itu, sebuah pisau menancap di dadaku...


#Jumatulis adalah latihan menulis, atau boleh juga dikatakan sebagai proyek menulis, bersama beberapa teman dari grup @klubbuku. Setiap minggu akan ada kata yang ditentukan salah satu anggota secara bergiliran, yang akan kita kembangkan menjadi sebuah tulisan yang di posting setiap hari Jumat di blog masing-masing. Panjang tulisan mau pun jenis tulisan tidak ditentukan, boleh berupa fiksi mau pun nonfiksi, bisa berupa cerpen, puisi, atau pun artikel. Bebas sesuai inspirasi ^^

Nb: Berhubung saya tidak mengikuti #jumatulis dua minggu berturut-turut, saya akan berusaha mencicil utang tulisan beserta hukumannya >.<

You Might Also Like

0 comments

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan