Judgment in Death

1:53 am


Judgment in Death
By JD Robb
@ 2000 by Nora Roberts
Published by arrangement with Writers House LLC and
Maxima Creature Agency.
All rights reserved

Penghakiman Dalam Kematian
Alih bahasa: Ambhita Dhyaningrum
Penyunting: Sisilia Kinanti G
Sampul dikerjakan oleh Marcel A. W.
Hak cipta terjemahan Indonesia ada pada Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Diterbitkan pertama kali oleh Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Jakarta, Februari 2011

520 hlm; 18 cm

“...kebenaran selalu punya cara untuk menampakkan dirinya, tidak peduli seberapa dalam di dikubur.”
_Letnan Eve Dallas

Ketika dipanggil ke lokasi pembunuhan di kelab malam kelas atas bernama Purgatory, Letnan Eve Dallas menemukan dua kejutan yang tidak menyenangkan: korbannya ternyata sesama polisi, dan pemilik Purgatory tidak lain dan tidak bukan adalah Roarke. Dari penyelidikan selanjutnya, diketahui bahwa polisi yang tewas itu pernah bergabung dalam gugus tugas yang bertujuan menangkap mafia kenamaan, Max Ricker. Sayangnya, Ricker berhasil lolos dari hukuman akibat bukti yang hilang secara misterius dan data yang tidak lengkap.

Tetapi, jika motifnya pembalasan dendam, mengapa Ricker mengincar polisi yang hanya membantu mengumpulkan data, alih-alih detektif yang menangkapnya?

Dalam upayanya mengungkap teka-teki ini, Eve menemukan kaitan demi kaitan, baik pada masa lalu maupun masa kini, antara Ricker dan Roarke, antara Ricker dan kedua korban, bahkan antara Ricker dan dirinya sendiri.

Setelah Betrayal In Death saya bisa dikatakan menyetop membeli buku serial In Death ini, saya mencoba bersabar menunggu diskonan baru membeli kelanjutan serial ini. Harganya yang semakin mahal membuat saya melakukan hal tersebut. Biasanya jika sudah sangat penasaran untuk membacanya, saya meminjam di tempat penyewaan buku langganan saya, tapi akhir-akhir ini pun saya sudah jarang mendatangi tempat itu dikarenakan ke sok sibuk-an saya.

Dan Judgment in Death ini saya temukan saat berkalap-kalap ria di Kompas Gramedia Fair. Sedikit kecewa karena hanya satu buku ini saja dari serial In Death yang ada. Tapi yasudahlah ya, dari pada tidak ada bukan? Saya pun sangat bahagia bertemu dan bercinta dengan Roarke lagi.

Dan saya mendapati sepertinya Judgment in Death ini buku sebelum Betrayal in Death dan setelah Witness in Death. Mengapa saya bisa melewatkan buku ini?

Di buku ini sendiri, sepotong kenangan Eve terungkap dan sepotong masa lalu Roarke pun ikut terungkap. Kehidupan rumah tangga mereka, yang tidak bisa dibilang adem ayem, juga mengalami sedikit konflik pasangan suami-istri yang biasa. Hanya menarik melihat bagaimana Eve yang terbiasa sendiri menghadapi persoalan kehidupannya kini dapat mulai terbuka dengan orang lain, dia pun mulai “curhat” dengan Mavis dan Dr. Mira. Dia mulai mencari tempat untuk mendapatkan nasihat berrumah tangga, suatu hal yang memang tidak terlalu ia pahami, dan ia pun setahap demi setahap mengerti bagaimana mengatasi cinta yang begitu besar yang mereka berdua rasakan yang membuat dia tidak dapat bertingkah seenaknya lagi, karena ada hati lain yang harus ia pertimbangkan perasaannya, kekhawatirannya, rasa percaya, dan komitmennya.

“Aku mencintaimu Eve. Tidak ada yang bisa mengubahnya, takkan ada yang bisa mengubahnya. Tapi, demi Tuhan, kau benar-benar membuatku marah.”
_Roarke

“Kau memang istriku, kenyataan yang selalu membuatku bahagia.”
_Roarke

“Hampir tidak ada hal yang takkan kulakukan untukmu. Tapi aku tidak bisa, dan tidak akan, mengubah masa laluku, atau apa pun yang membuatku jadi seperti ini.”

“Aku tidak ingin kau mengubah apapun. Kita baik-baik saja.”
_Roarke & Eve

Roarke pun semakin kesini semakin membuat saya jatuh cinta, dan tidak ada satu pun yang ia lakukan yang bisa membuat saya ilfil. Ahhhh Roarke ini tipe pria impian banget pokoknya. Untuk misteri siapa pembunuhnya seperti biasa saya tidak begitu sulit menebaknya meskipun kali ini saya butuh waktu yang lama untuk menemukan motifnya.

Ada bagian di buku ini di mana Eve begitu ngeri menghadapi seorang bayi, hal itu kembali membuat saya bertanya-tanya kapan Eve hamil dan mereka berdua memiliki bayi??? Hal ini sudah membuat saya bertanya-tanya semenjak Conspiracy in Death, semenjak Roarke mengatakan ia pun ingin memilki anak dengan Eve. Saya menunggu-nunggu hal tersebut semenjak itu, pasti menarik melihat  bagaimana mereka akan menjadi orangtua, saya tidak ragu bahwa mereka akan menjadi orangtua yang baik, hanya saja saya ingin melihat bagaimana dua orang yang tidak mendapatkan cinta dan kasih sayang orangtua sedari kecil dan yang mengalami kekerasan fisik maupun emosional dari ayah mereka, membesarkan seorang anak. Dan bagaimana cara Eve tetap bekerja dengan kondisi sedang mengandung. Pasti menarik membacanya bukan?

Hmmm saya pun bertanya-tanya kapan Eve naik pangkat? Dari seorang Letnan menjadi Kapten? Dengan prestasinya selama ini, saya rasa tidak membutuhkan waktu lama dia pun akan segera naik pangkat.

Oh ia, sayangnya di buku ini masih banyak terdapat kesalahan penulisan. Ada apa dengan Gramedia? Buku-buku baru terbitannya saat ini selalu dipenuhi banyak typo. Pertanda kualitas penerbit itu telah menurun?

Btw, ada yang tetap penasaran dengan nama lengkap Roarke??? >.< Sampai sekarang saya masih tetap penasaran >.<

“Jika hidup bersama seseorang dari hari ke hari, kau pasti tahu apa yang mereka lakukan, apa yang mereka pikirkan, apa yang mereka alami.”

“Kau dan Roarke memiliki dinamika pasangan yang berbeda. Itu cara yang indah untuk mengatakan tak seorang pun di antara kalian yang akan membiarkan pihak lainnya menutup diri. Setiap kali ada sesuatu yang terjadi pada salah satu dari kalian, yang lain pasti bisa mengetahuinya dan terus mendesak sampai semuanya terbuka. Kalian berdua sangat ingin tahu, dan cukup kejam untuk tidak membiarkan pihak lain mengalami kesusahan.”
_Eve & Peabody

Nb: Untuk review serial In Death lainnya mungkin setelah saya membacanya kembali ^^ Dulukan gak serajin ini membuat review ^^

You Might Also Like

2 comments

  1. Top reviewnya Dwee, saya pun jadi ikutan jatuh cinta sama Roarke soalnya doi bisa menempatkan istrinya sebagai orang yang tetap ia cintai meski si istri mungkin pernah berbuat salah hungga membuatnya marah.

    Good job Dwee :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi makasih kak ^^

      Coba baca deh serial In Death ini pasti langsung jatuh cinta ^^

      Delete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan