The Serpent’s Shadow

1:19 am



The Serpent’s Shadow
By Rick Riordan
Simon & Schuster Books for Young Readers, New York
Copyright @ 2012 by Rick Riordan
Permission for this edition was arranged through the Nancy Galit Literary Agency

Hak penerjemahan ke dalam bahasa Indonesia ada pada:
Penerbit Noura Books (PT Mizan Publika).
All rights reserved

Penerjemah: Sujatrini Liza, Rika Iffati Farihah
Penyunting: Tendy Yulianes
Penyelaras aksara: Fakhri Fauzi
Penata aksara: elcreativa
Desain sampul: Vincent

Diterbitkan oleh Mizan Fantasi
Cetakan 1, Juni 2013

441 hlm

“Pengetahuan yang ada nilainya tidak bisa diberikan begitu saja. Pengetahuan semacam itu harus dicari dan diusahakan.”
_Thoth

Bayangan itu menggeliat-geliat di permukaan air seperti ular raksasa...
Menggelepar-gelepar di lautan... menggigit-gigit tanpa arah... dipenuhi amarah dan kesakitan... membenci dunia manusia dan para dewa, yang membatasi kebebasannya. Ia ingin menghancurkan bumi, kembali kegelapan dan berenang selamanya dalam keluasan Kekacauan yang tak terbatas.

Apophis, sang Dewa Kekacauan, kembali mengancam. Seluruh dunia akan dibawanya ke dalam kegelapan abadi. Carter dan Shadie Kane kini kembali mendapatkan sebuah tugas yang hampir mustahil-membunuh Apophis.

Satu-satunya mantra sihir kuno yang bisa menghentikan aksi Apophis telah hilang ratusan tahun lalu. Kane bersaudara harus mengandalkan hantu pembunuh yang tak bisa dipercaya untuk menemukan mantra tersebut. Mereka pun harus memilih menuruti sang hantu atau memikirkan rencana cadangan.

Di akhir buku sebelumnya, The Throne of Fire, Carter dan Shadie berhasil membangkitkan Ra, tetapi Ra belum dapat bangkit sepenuhnya, dia masih menjelma sebagai dewa yang tua dan pikun. Sebentara Apophis hanya terlempar semakin jauh ke dalam duat dan hanya tinggal menunggu waktu, yang tidak akan lama, untuk ia bangkit sepenuhnya dan menghancurkan dunia ke dalam Kekacauan.

Karena hal tersebut, Carter dan Shadie berusaha menemukan cara untuk mengalahkan Apophis, sebuah kemungkinan yang bisa saja berakibat fatal untuk mereka berdua. Sebentara di sisi lain Shadie mengalami kegalauan atas perasaan cintanya yang bercabang antara Walt yang sedang sekarat karena mengidap penyakit Raja Tutankhamen dengan Anubis sang Dewa orang mati yang hubungan mereka ditentang oleh para Dewa.

Kisah percintaan  Carter pun tidak berjalan mulus. Cintanya yang masih belum terbalas dengan Zia harus mengalami cobaan lagi saat Zia mulai mengalami kerasukan sang dewa pikun yang membuatnya sering menembakkan api. Belum lagi mereka harus menghadapi komplotan Kwai dan Jacobi yang akan menyerbu Dome Pertama dan menggulingkan paman mereka Amos dari jabatannya sebagai Ketua Lector, bertepatan dengan hari bangkitnya Apophis.

Mampukah mereka mengalahkan Apophis dan sekutunya?
Dapatkah Ra bangkit kambali?
Siapakah yang pada akhirnya akan Shadie pilih? Walt yang segera akan menemui ajalnya atau Anubis, sang dewa orang mati yang hubungan mereka tidak direstui para dewa?
Akankah cinta Carter terhadap Zia kan berbalas?

Selalu menyenangkan membaca kelanjutan kisah Kane bersaudara ini. Unik cara Rick Riordan menceritakan kisah ini yang ceritanya adalah transkip rekaman suara yang kedua Kane ini kirimkan kapadanya. Dan ya saya menikmati mempelajari mitologi Mesir dari buku ini~

Pada akhir kisah, ibu Kane ini memperingatkan mereka tentang bayang-bayang suram dewa-dewi lain dan sihir tandingan~ serta ada sebuah bab khusus; “Son of Sobek” yang menceritakan pertemuan Carter Kane dan PERCY JACKSON!!!! Huwaaaaa akankah kisah mereka bersinggungan?!! Pertemuan antara mitologi Yunani, Romawi, dan Mesir?!! Saya tidak sabar menantikan kisah itu. Duh Om Riordan ini emang paling bisa menguras dompet saya untuk membeli buku-bukunya >.<

“Adil berarti semua orang mendapatkan apa yang dibutuhkannya. Satu-satunya cara untuk mendapatkan apa yang kita butuhkan adalah dengan mewujudkannya sendiri.”
_Ayah Kane? Osiris?

You Might Also Like

1 comments

  1. Postingannya bagus :) followback blog gue dong http://ekienglandmuse.blogspot.com/

    ReplyDelete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad