Puasa Kedua-puluh-empat: Nyamuk-nyamuk Nakal!

3:01 pm

Ilustrasi di ambil di sini

Entah dari mana datangnya, atau asalnya, sudah beberapa hari ini rumah jadi sarang nyamuk-nyamuk ganas yang gigitannya sangat menusuk dan meninggalkan bekas berhari-hari. Tidur sudah tidak bisa lagi tanpa menyemprot kamar dengan anti serangga, padahal saya orang yang sangat mudah bersin-bersin jika menghirup zat kimia itu. Untuk duduk-duduk di luar kamar pun menjadi sangat tak tertahankan lagi. Lengan dan kaki sudah penuh dengan bentolan, belum lagi yang luka-luka karena tangan tak bisa berhenti menggaruk. Paling sial saat bantu-bantu membuat kue, kedua tangan sibuk, susah untuk dipake menghalau nyamuk-nyamuk itu, terpaksa gerak-gerak gak jelas atau hanya pasrah mendonorkan darah ke nyamuk-nyamuk.

Sering juga malah tanpa sadar saya malah menyanyikan lagu masa kecil tentang nyamuk~

“Banyak nyamuk di rumahku... huuu...
Gara-gara kamu...
Malas bersih-bersih...
Nyamuk-nyamuk nakal~”

Dan ia, nyanyiannya pun cuma sampai situ, saya lupa lirik seterusnya. Dan berhubung tiap hari rumah di sapu dan di pel, jadi tidak mungkin penyebabnya karena kami malas bersih-bersih. Jadi itu nyamuk berkembang biak karena apa ya?

Kadang juga, saya kepikiran nyamuk itu tujuan di ciptakannya untuk apa si? Apa gunanya di muka bumi ini? Kalau hanya untuk menjadi santapan katak dan cicak, kan masih ada serangga lainnya yang bisa menggantikan fungsinya itu. Benarkan?!! Kalian pernah juga kepikiran gak si? Sependapat gak dengan saya?

Tapi segala yang diciptakan Sang Kekasih pasti memiliki arti bukan? Dipikir-pikir lagi jika tidak ada nyamuk, pasti tidak ada perusahaan obat nyamuk, berarti orang-orang yang bekerja di sana tidak memiliki pekerjaan. Memperhatikan nyamuk juga memiliki pelajaran tersendiri sebenarnya. Kalian pernah memperhatikan tingkah nyamuk? Ia si kesannya kurang kerjaan >.< Tapi serius nih, pernah tidak memperhatikan nyamuk? Pernah lihat nyamuk yang terlalu banyak mengisap darah sehingga dia sulit untuk terbang? Sehingga mudah kita pukul/tepuk/matikan? Nyamuk kecil menyebalkan itu secara tidak sadar mengajarkan kita arti dari kerakusan. Yang berlebih-lebihan itu memang tidak baik. Hanya merugikan diri kita sendiri. Contohnya ya lihat saja nyamuk itu~

Jika saja ketika perutnya telah penuh dengan darah, ia segera terbang pergi untuk menghangatkan telur-telurnya, bukannya tetap mengisap darah hinggah sangat kekenyangan dan tak mampu terbang lagi, mungkin ia masih hidup.

You Might Also Like

0 comments

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad