IMPERIUM

1:57 am



(Buku yang saya punya covernya gak gini, cari di google gak ada yang gambarnya kayak cover punyaku)

IMPERIUM
By Robert Harris
Copyrights @ 2007 by Robert Harris 2006
Robert Harris has asserted his right under the Copyright,
Designs and Patents Act, 1988 to be identified as the author of this work

IMPERIUM
Alih bahasa: Femmy Syahrani
Editor: Siska Yuanita
Foto sampul: @ Araldo de Luca/ CORBIS
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Jakarta, Mei 2008

Cetakan kedua: Juli 2008

416 hlm; 23cm

“Kadang, mengutarakan ambisi terlalu awal adalah tindakan konyol, mendedahkannya terlalu dini pada tawa dan kesinisan dunia dapat menghancurkan ambisi itu sebelum sempat terlahirkan dengan benar. Namun, kadang kebalikannya yang terjadi, dan tindakan melisankan itu justru membuatnya tiba-tiba terasa mungkin terjadi, bahkan dapat terbayangkan.”
_Cicero

Tiro sekertaris pribadi senator Romawi, menceritakan kisah hidup majikannya, sang negarawan dan orator brilian: Marcus Tullius Cicero.

Selama 36 tahun Tiro bekerja kepada Cicero, dia menyaksikan rapat pribadinya dan mengantarkan pesan rahasianya. Dia menuliskan pidato, surat, dan karya tulisnya, bahkan puisinya, begitu deras arus kata-kata Cicero, sehingga Tiro harus menciptakan sesuatu yang umum disebut stenografi untuk mengatasi banjir kata-kata tersebut.

Kata-kata terakhir Cicero kepadanya adalah permintaan agar Tiro menyampaikan kebenaran tentang dirinya...

“Kekuasaan memberikan banyak kemewahan bagi manusia, tetapi dua tangan yang bersih jarang termasuk di dalamnya.”
_Tiro

Kisah dimulai ketika Tiro membuka pintu pada suatu hari di bulan November yang dingin dan menemukan seorang pria tua yang ketakutan, penduduk Sisilia yang menjadi korban perampokan Gubernur Romawi korup, Verres. Orang itu meminta Cicero mewakilinya menuntut sang Gubernur. Namun, bagaimana seorang senator yang tidak kaya, tak dikenal, bahkan dibenci kaum Aristokrat, dapat mengajukan tuntutan terhadap Gubernur Romawi yang kejam dan memiliki pendukung di tempat tinggi?

Dengan kecerdasannya, dengan kekuatan suaranya, Cicero mempertaruhkan kasus ini, dan seluruh hidupnya, demi ambisinya meraih jabatan tertinggi di Republik Romawi. Imperium yang sesungguhnya.

Imperium adalah bahasa Latin dari kekuasaan politis resmi---kekuasaan atas hidup dan mati, sebagaimana diamandatkan oleh negara kepada seseorang.

Politik, politik, dan politik! Hal inilah yang menjadi inti dan jalan cerita novel ini. Bagaimana ketika seseorang berkecimpung di dunia politik, mungkin dulunya ia berniat untuk sebuah tujuan yang mulia, pada akhirnya dia tidak bisa mengelak dari kebusukan dan kebejatan orang-orang yang telah terlebih dahulu berada di ligkup politik tersebut. Pilihannya hanyalah turut menjadi busuk dan bejat atau menyerah menapak karir di bidang politik tersebut....

Tapi saya bersimpati pada sosok Cicero ini, lelaki cerdas itu memang seksi ya?!! *abaikan* Mau tidak mau kita diajak untuk memahami sepak terjangnya di dunia politik, tentunya beberapa hal yang ia lakukan tidak dapat dibenarkan, tapi dengan memahaminya, kita dapat mengerti “kesulitan”-nya dan mengapa ia mengambil jalan tersebut. Saya juga mengagumi kepiawainnya ber-orasi, kemauannya yang kuat, dan semangatnya untuk mencapai mimpi dan ambisinya. Dan juga perlakuannya terhadap orang-orang disekitarnya, dia majikan yang baik, saudara dan ayah yang penyayang.

“Seni kehidupan adalah mengatasi masalah ketika ia muncul, bukannya menghancurkan semangat dengan mencemaskan hal-hal yang terlalu jauh di depan.”
_Cicero

Oh ia, pada halaman belakang buku, ada catatan penulis yang mengatakan bahwa meskipun Imperium ini adalah sebuah novel, sebagian besar peristiwa yang digambarkannya benar-benar terjadi; sisanya paling tidak mungkin telah terjadi; dan penulis berharap (tergantung pada kemujuran) tak ada yang jelas-jelas tidak pernah terjadi. Bahwa Tiro pernah menuliskan kehidupan Cicero telah dibuktikan oleh Plutarch dan Asconius; tulisan itu lenyap semasa keruntuhan Kekaisaran Romawi.

“Bagaimana generasi mendatang akan menilai kita, eh, Tiro? Itulah satu-satunya pertanyaan bagi negarawan. Tapi sebelum mereka menilai kita, lebih dulu mereka harus tahu siapa kita.”
_Cicero

Saya tidak memiliki kritikan atas buku ini. Semuanya sudah pas di tempatnya, dari cover sampai jalan ceritanya sudah sesuai, tepat di tempatnya. Hanya saja yang mencari kisah romansa, percintaan jangan membaca buku ini, pastinya bosan. Buku ini memang tentang politik dan sejarah~

Hemmmm... sepertinya saya tidak pernah salah membeli buku ya?!! *ehmmm*

Dan ini beberapa kutipan perkataan Cicero mengenai politik yang terdapat di dalam buku ini:

“Kadang-kadang, jika kita menemui jalan buntu dalam politik, yang harus dilakukan adalah memulai pertempuran—memulai pertempuran, sekalipun kita tak tahu cara memenanginya, karena hanya saat pertempuran berlangsung, dan segalanya bergerak, kita bisa berharap dapat melihat jalan keluar.”
_hal 61

“Jika kita harus melakukan sesuatu yang tidak populer, sebaiknya sekalian saja dilakukan dengan sepenuh hati, karena dalam politik, pujian tidak didapatkan dengan takut-takut.”
_hal 75

“Cara tercepat untuk maju dalam politik adalah mendekatkan diri ke orang yang berada di puncak.”
_hal 77

“Ketekunanlah, dan bukan kejeniusan yang mengantarkan manusia ke puncak. Hanya ketekunan yang memungkinkan kita maju di dunia ini.”
_hal 96

“Barangsiapa yang mengendalikan jalanan, dialah yang mengendalikan hukum.”
_hal 146

“Kesalahan paling fatal yang dapat dilakukan negarawan manapun adalah membiarkan sesama warga, meski hanya sedetik, curiga bahwa dia mendahulukan kepentingan orang asing dari pada kepentingan bangsanya sendiri.”
_hal 223

“Politik adalah sejarah yang bersayap! Wilayah kegiatan manusia apa lagi yang membangkitkan semua sifat termulia dalam jiwa manusia, sekaligus semua sifatnya yang terhina? Atau yang begitu menggairahkan? Atau yang lebih gamblang menyingkapkan kekuatan dan kelemahan kita?”
_hal 233

“Tidak ada satu hal pun yang tak dapat diciptakan atau dihancurkan atau diperbaiki dengan kata-kata.”
_hal 286

You Might Also Like

0 comments

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad