The Mark of Athena

12:59 am




THE HEROES OF OLYMPUS
(Buku Tiga)
THE MARK OF ATHENA
By Rick Riordan
@ Disney Hyperion Books, New York
Copyright 2012 by Rick Riordan

The Mark of Athena
Penerjemah: Reni Indardini
Penyunting: Tendy Yulianes
Penyelaras aksara: Putri Rosdiana
Penata aksara: elcreative
Ilustrasi isi: Sweta Kartini
Desain Cover: ALTHA RIVAN/ AJ Book Design

Cetakan I, Oktober 2012

Hak terjemahan Indonesia:
Penerbit Noura Books (PT Mizan Publika)

Penerbit: Mizan Fantasi

“Putri sang bijak berjalan sendiri,
Tanda Athena terbakar di sepanjang Roma.
Kembar bendung napas sang malaikat,
Pemegang kunci maut yang abadi.
Tulang raksasa tegak kemilau dan pucat,
Dimenangkan dengan rasa sakit dari penjara yang ditenun.”

Rencana Annabeth menjemput Percy dengan damai ternyata gagal dilakukan. Leo mengacau dan membuat Perkemahan Jupiter memburunya. Namun, misi Ramalan Tujuh harus tetap dilaksanakan. Dibayangi kejaran para mata-mata dan pasukan demigod Roma, Percy, Frank, Hazel, Jason, Piper, Leo, dan Annabeth tetap berusaha mencegah rencana jahat Gaea, berlayar menuju negeri kuno di Roma.

Dalam perjalanan penuh tantangan itu, Annabeth yang baru saja merasakan sedikit kebahagiaan setelah bertemu Percy, menyimpan kegalauan. Titah sang ibu, Athena, untuk mengikuti Tanda Athena dan menghancurkan Roma terus membebaninya. Haruskah dia mengkhianati Percy dan teman-teman Roma barunya demi mengikuti Tanda Athena?

“Terkadang kebijaksanaan datang dari tempat yang tak terduga-duga, bahkan dari ikan emas remaja raksasa.”
_Annabeth

“Jebakan terbaik kebanyakan sederhana, kita hanya harus memutar otak, dan berharap semoga trik tersebut tak terpikirkan oleh korban kita.”
_Annabeth

“Namun dia bertanya-tanya apa sebabnya hal-hal indah harus berbalutkan sejarah kelam. Ataukah justru sebaliknya? Mungkin hal-hal indah justru dibangun demi menyamarkan aspek kelam tersebut.”
_Annabeth

Bersama empat narator (Annabeth, Percy, Piper, & Leo), Mark of Athena akan membawa kita ke dalam petualangan melintas angkasa dan samudra yang penuh jebakan dan teror mengerikan.

Yeay Percy dan Annabeth bersatu kembali \(^-^)/ Menyenangkan melihat kedua pasangan ini akhirnya bertemu kembali setelah pertukaran pemimpin yang di dalangi Hera itu. Entah sejak kapan saya meng-favoritkan pasangan ini, saya baru menyadari sangat menantikan pertemuan mereka ini.

Menarik membaca tentang tujuh orang remaja yang berbeda secara budaya bahkan zaman di persatukan dalam sebuah misi. Kita diajak melihat bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain, menekan ego, mentoleril kesalahan atau kekonyolan satu sama lain, saling membantu bahu membahu menyelesaikan kesulitan yang menghadang, dan menyaksikan persahabatan dan percintaaan yang terjadi selama perjalanan mereka. Dan dengan humor ala Rick Riordan yang sukses membuat kita tergelak bahkan di saat-saat menegangkan.

“’Ayolah,’ tegur Piper, ‘menjadi pahlawan bukan berarti tidak terkalahkan. Menjadi pahlawan artinya berani berjuang dan melakukan apa saja yang harus dilakukan.’
‘Kalau aku tidak tahu apa yang harus dilakukan?’
‘Itulah gunanya teman. Kita semua punya kekuatan yang berbeda-beda. Bersama-sama, kita akan memecahkan segalanya.’”
_Piper & Jason

Mark of Athena sendiri mengajarkan saya lebih banyak tentang Mitologi Yunani dan Romawi, bahwa ternyata Romawi tidak hanya mengadaptasi kebudayaan Yunani tetapi juga kebudayaan Persia, terbukti dari satu orang dewa yang mereka sembah adalah dewa bangsa Persia. Bahwa Romawi memiliki dewi perang sendiri, bukan Athena atau Minerva dalam bentuk Romawinya.
Dan buku ini juga menyadarkan bahwa cinta, dendam, dan anggur tidak akan pernah hilang dari dunia ini ^^ selama manusia masih ada...

“Aku dipanggil Nemesis dalam bahasa Yunani maupun Romawi. Aku tidak berubah, sebab pembalasan bersifat universal.”
_Nemesis

“Cinta ya cinta, bagaimanapun juga, tak peduli kita orang Yunani atau Romawi. Perang saudara ini takkan mempengaruhiku sebagaimana ia mempengaruhi yang lain.”
_Aphrodite/Venus

“Cinta dan perang selalu berjalan beriringan. Cinta dan perang merupakan puncak dari emosi manusia! Kejahatan dan kebaikan, keindahan dan keburukan.”
_Aphrodite/Venus

Mark of Athena ini memang lebih menitik beratkan pada Annabeth yang harus mengikuti Tanda Athena seorang diri demi menemukan sebuah benda yang mewakili Athena yang di curi bangsa Romawi saat menginvasi Yunani dan yang membuat Athena terpuruk menjadi Minerva. Juga buku ini menjadi kunci penyambung antara The Lost Hero dan Son of Neptune, segala misteri yang belum terpecahkan di dua buku sebelumnya akan terungkap di buku ini...

Untuk saya pribadi buku ini bacaan ringan yang menyenangkan, sehari juga selesai dan menimbulkan perasaan tidak puas dan tidak sabar untuk membaca kelanjutannya. Bulan ini saja saya sudah dua kali menamatkan buku ini, Percy & Annabeth bikin kangennya nagih >.< Sedikit spoiler, memuaskan mengetahui, hinggah akhir, pasangan itu tidak terpisahkan ^^

Tapi hinggah di buku ini, kembar dewa-dewi favoritku, Appolo & Artemis, tidak juga menampakkan diri... Oh, Poseidon juga belum menampakkan diri.

You Might Also Like

0 comments

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad