The Winner Stands Alone

4:22 pm

O VENCEDOR ESTÁ SÓ
by Paulo Coelho
Copyright 2008 by Paulo Coelho
This edition was published by arrangement with Sant Jordi Asociados, Barcelona, Spain

SANG PEMENANG BERDIRI SENDIRIAN
Alih bahasa: Rosemary Kesauly
Desain sampul: Satya Utama Jadi
Hak cipta terjemahan Indonesia:
PT Gramedia Pustaka Utama
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Jakarta, Juli 2009

472 hlm; 20 cm

Kesuksesan adalah racun yang penuh godaan.

Berlatar belakang Festival Film Cannes, buku ini bukan hanya bercerita tentang kemewahan dan dunia glamor para bintang, namun juga menuntun kita ke dalam perenungan mendalam tentang kekuatan mimpi-mimpi kita serta nilai-nilai yang kita gunakan untuk mengukur diri sendiri.

Dalam 24 jam kita diajak mengikuti jejak langkah Igor, seorang pengusaha telekomunikasi kaya raya dari Rusia, yang merasa terpukul setelah ditinggal istrinya. Ia memutuskan menarik perhatian sang mantan istri, Ewa, dengan sebuah rencana gila. "Aku tidak datang ke sini untuk menangis. Aku datang untuk mengirim pesan pada wanita yang kucintai dan untuk melakukan itu, aku perlu menghancurkan beberapa semesta atau dunia. Dalam prosesnya, Igor bersilang jalan dengan beberapa orang dan mengubah hidup mereka selamanya.

Olivia, gadis muda penjual kerajinan tangan yang tinggal bersama pemuda yang membuat hidupnya bagai di neraka, tapi tidak bisa meninggalkannya. Ia yakin pemuda itu cinta sejatinya.
Gabriela, seorang aktris muda yang ambisius. Ia yakin ia terlahir untuk menang dan untuk bersinar. Ia melakukan berbagai cara untuk bisa terkenal.
Javits, produser berpengaruh dan korup. Ia terobsesi pada perilaku "normal" dan membuat daftar prilaku normal yang hari demi hari semakin panjang. Sembari bertanya-tanya, apa artinya bersikap normal? Dan merasa iri dengan orang-orang yang mampu bersikap tidak normal dan tidak peduli menjadi berbeda.
Maureen, sutradara ambisius yang telah mendedikasikan seluruh tenaga dan jiwanya untuk sebuah film yang ia garap sendiri. Yang ia butuhkan sekarang hanyalah pengakuan dari seorang produser film ternama.
Jasmine, model dari Rwanda yang menjadi pengungsi di Eropa. Dia pernah menyaksikan langsung kasus pembunuhan dan tidak berani bersaksi untuk memberatkan si pelaku. Semenjak itu dia tidak pernah sama lagi, dia meninggalkan Rwanda untuk menjadi seorang model dan melupakan masa lalunya.
Dan Hamid, pengusaha dibidang fashion yang memulai karirnya dari bawah dan sedang berada pada puncak kejayaannya. Dan juga adalah suami Ewa.
*****

Ada ketidaknyamanan untukku membaca pola pikir seorang Igor. Sedikit ngeri bagaimana ia membenarkan segala tingkah lakunya atas nama Tuhan. Bagaimana sebuah perasaan cinta berubah manjadi obsesi untuk mendapatkan, untuk memiliki. Bagaimana ia tidak mampu memahami mengapa Ewa meninggalkannya dan merasa dirinya adalah korban yang tidak dimengerti.

Setelah membaca buku ini saya semakin ngeri dengan kesuksesan, kepopuleran, uang, karir, yang terus-terusan diburu oleh manusia sekarang ini. Sekali lagi Paulo Coelho menyentak pemahaman pembacanya akan hidup dan kehidupan yang kita bayangkan, kita rancang untuk diri kita. Berartikah semua kerja keras itu? Sepadankah jerih payah yang telah kita lakukan itu?
"Sukses adalah candu sekaligus perbudakan, dan dipenghujung hari, saat kau berbaring di tempat tidur bersama pasangan barumu, kau akan bertanya pada diri sendiri: "Apa semuanya memang layak? Kenapa dulu aku menginginkan semua ini?""
_Sang Bintang

Kisah yang intens ini membawaku ke dalam lingkup orang-orang terkenal, sukses, dan bergelimang uang, namun juga menjadi cerminan mengejutkan tentang kedangkalan dan keganasan dunia di mana manusia saling memakan sesamanya.

"Kita harus mencintai karena Tuhan telah mencintai kita. Kita harus sadar akan kematian jika ingin memahami kehidupan dengan baik. Kita harus berusaha keras, agar bisa bertumbuh, namun tanpa jatuh dalam perangkap kekuasaan yang kita dapatkan lewat usaha tersebut kerena kita tahu kekuasaan semacam itu sia-sia. Akhirnya, kita harus menerima bahwa jiwa kita yang abadi, sekarang ini sedang terjerat dalam jejaring waktu dengan semua kesempatan serta keterbatasannya."
_Maureen

"Sebenarnya tidak ada yang namanya "Satu-satunya kesempatan"; kehidupan selalu memberimu kesempatan lain."
_Gabriela

You Might Also Like

0 comments

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad