Seperti Sungai yang Mengalir

1:59 pm


Ser Como O Rio Que Flui
by Paulo Coelho
Copyright @ 2006 by Paulo Coelho
This edition was publishhed by arrangements with Sant Jordi Asociados Agencia Literaria S.L.U.,
Barcelona, Spain

Alih bahasa: Tanti Lesmana
Desain sampul: Eduard Iwan Mangopang

Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama

Jadilah seperti sungai yang mengalir,
Hening di kala malam.
Usah takut pada kegelapan.
Pantulkan bintang-bintang.
Jelmakan pula awan-awan,
Sebab awan itulah air, tiada beda dengan sungai,
Maka pantulkan juga dengan suka cita,
Di kedalamanmu sendiri yang tentram.
_Manuel Bandeira

Seperti Sungai yang Mengalir adalah kumpulan renungan dan cerita pendek Paulo Coelho. Berisi  seratus-dua kisah dan artikel yang telah diterbitkan di surat kabar di berbagai penjuru dunia, dan dikumpulkan menjadi satu buku atas permintaan para pembacanya.

Buku ini memuat kisah-kisah yang menggugah tentang kehidupan dan kematian, suratan takdir dan pilihan, cinta yang hilang dan ditemukan. Kadang humoris, kadang serius, tapi selalu bermakna dalam, buku ini, seperti semua karya Coelho lainnya, mengeksplorasi artinya hidup sepenuh-penuhnya.

Ada Kisah Sebatang Pensil, sebuah percakapan bermakna antara seorang nenek dan cucunya. Ada Pedoman Mendaki Gunung, sebuah tips dan trik dari Coelho, untuk mengatasi rintangan dan mencapai "puncak gunung", Ada juga Sebuah Bar di Tokyo, kisah tentang wanita Jepang bernama Hoki yang merupakan istri dari seorang penulis dan pelukis terkenal , Henry Miller. Sepeninggalan Henry Miller, Hoki hanya menyimpan beberapa foto, dua atau tiga cat air yang telah ditandatangani, dan sebuah buku yang dipersembahkan untuknya. Hanya itu. Ahli waris dari pernikahan-pernikah Henry sebelumnya yang mendapatkan segala-galanya, tapi baginya itu tidak penting. Kehidupan yang pernah dijalaninya bersama Miller tak bisa digantikan dengan uang berapapun.

"Buat apa bertengkar memperebutkan warisan, cinta sudah cukup."

Dan masih banyak kisah dan artikel lainnya yang membuatku tidak mampu meletakkan buku ini meskipun malam telah semakin larut. Sekali lagi makasih untuk Meike yang selalu meminjamkan buku-buku Paulo Coelho-nya padaku. Tapi kali ini saya wajib memiliki buku ini, bagaimanapun caranya.

Oh ia kisah dan artikel favorit saya di buku ini adalah; Arti Penting Sebuah Gelar, Pamain Piano di Mall, Praha 1981, Dari Gelap Menjadi Terang, Ketetapan-ketetapan Untuk Milenium yang Baru, Kemulian yang Tidak Kekal, Air Mata Padang Gurun, Manusia Memang Aneh, Terima Kasih Presiden Bush, Orang Katolik dan Orang Muslim, Hukum Jante, dan Badai Kian Mendekat.

Juga artikel terakhir, Beberapa Doa Penutup, berisi beberapa doa yang dipanjatkan orang-orang suci, sangat pas dan cerdik ditempatkan di akhir buku; Dhammapada (kapada sang Buddha, Jalaluddin Rumi, Nabi Muhammad, Yesus dari Nazaret, Doa Yahudi untuk Perdamaian, dan Lao Tzu.



You Might Also Like

7 comments

  1. Tampaknya Mbak Dweedy sudah jatuh cinta dengan Paulo Coelho :p

    ReplyDelete
  2. Pengen belajar nulis puisi jadinya.

    ReplyDelete
  3. Mas Eka: Jatuh cintanya sudah lama mas >.< keranjingan ngesharenya aja baru sekarang :p

    Efnu: Eh? Kok gitu? :O

    ReplyDelete
  4. sy baca versi english buku ini, yang berjudul Like the Flowing River. Isinya memang dahsyat. bisa bikin merenung slm bbrp hari

    ReplyDelete
  5. banyak yang bilang karya beliau memang luar biasa,tp sayang'a aku belum pernah nyoba baca buku'a :(
    katanya indah sih kaya Khalil Gibran,tp kaya'a terlalu manis banget untuk dibaca

    ReplyDelete
  6. Rohis Facebook mengucapkan..

    Selamat Hari Raya idul Adha 1433 H

    "Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

    “Smga Allah menerima amal2 kami & kamu, puasa kami dan kamu.

    Maaf klo ada salah2 kata yaa..!

    *smile

    ReplyDelete
  7. Kak Yusran: Ia kak :) Paulo Coelho emang paling bisalah buat kita merenungkan kembali arti hidup :)

    Andy: Sayang sekali belum pernah membaca tulisan Paulo Coelho 1 pun :)
    Manis bagaimana maksudnya? karya Coelho lebih menitik beratkan pada hubungan spritual dengan Tuhan.

    Rohis Facebook: Selamat hari Idul Adha juga ya :)
    Amin! ^^

    ReplyDelete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad