Perca dan Pouch Pertama

7:31 pm

Untuk memuaskan hobby baru, aku mengemis sisa-sisa kain dari tetangga ku yang memang kebetulan seorang penjahit. Gak ada maksud pelit untuk diri sendiri si, tapi memang saat itu uang bulanan sedang sekarat-sekaratnya. Lagian apa salahnya memanfaatkan barang-barang sisa, ya gak? hahaha...


 Perca pemberian tetangga

Dan tadaaaaaaaaa.... Jadilah satu pouch pertama :p Sedikit mengalami kesulitan pada pemasangan resletingnya, terlebih saat itu belum punya mesin jahit, jadinya semuanya dilakukan dengan tangan.


You Might Also Like

7 comments

  1. jaman dulu juga kan pake tangan semuanya Dwee ... yang penting kan cakep jadinya. Tinggal di kasih hiasan sulam perca kayak punya Sari, pasti makin cakep deh Dwee ...

    ReplyDelete
  2. Hihihi... ia :D tapi kalau pakai tangan jahitannya kurang kuat :p Niatnya seperti itu mbak, tapi malesnya datang. hahaha

    ReplyDelete
  3. Ya jangan malas dong say, ayo semangat :) xo

    ReplyDelete
  4. hallo mba dweedy..slam kenal ya..:), btw sepertinya qta senasib..hihi berhubung blm punya mesin jahit..jadi buat jahitnya masih pake manual tangan :D,itung2 melatih kesabaran dan kekuatan tangan, haha^^

    ReplyDelete
  5. Salam kenal juga Endhini :D
    Hahaha ia tapi saya suka males ._."

    ReplyDelete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad