Catatan Harian Anne Frank

2:17 pm

Catatan Harian Anne Frank
Copyright 1982, 1991, 2001, by the Anne Frank-Fonds, Basel, Switzerland together with the original Dutch tiitleof the said Work and mentioning that the book has been translated from the English Version.
Copyright Indonesian owned by Jalasutra.

Sumber terjemahan:
The Diary of a Young Girl: The Definitive Edition
(Anchor Books Doubleday, 1995)
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Susan Massotty
Disunting oleh Otto H. Frank dan Mirjam Pressler

Penerjemah: Anastasia Destiningrum dan Eni Purwaningsih
Editor: Diana Dewi
Desain: Antorio Bergasdito

Edisi Indonesia diterbitkan oleh
JALASUTRA
Cetakan 1 Juni 2008

“Mungkin orang bisa menyuruhmu diam, tetapi mereka tidak dapat mencegahmu memiliki pendapat.” _Anne Frank

Catatan Harian Anne Frank merupakan dokumen paling abadi dari abad dua puluh, dan merupakan salah satu autobiografi paling disukai sepanjang masa. Semenjak terbit tahun 1947, buku ini telah dibaca oleh lebih dari sepuluh juta orang diseluruh dunia dan tetap menjadi wasiat berharga, serta mendapat pujian mendalam bagi sifat dasar jiwa manusia yang tak terhancurkan.

 Anne Frank mulai menulis catatan harian sejak tanggal 12 Juni 1942, saat itu ia berusia 13 tahun hingga ia berusia 15 tahun. Ia dan keluarganya melarikan diri dari horor pendudukan Nazi, bersembunyi di belakang sebuah gudang Amsterdam selama dua tahun. Di halaman-halaman buku ini dia tumbuh menjadi seorang perempuan muda serta menjadi seorang pengamat yang bijak akan watak manusia. Dengan wawasannya, dia menyingkapkan hubungan antara delapan orang yang hidup di bawah kondisi yang luar biasa, menghadapi kelaparan, ancaman ketahuan dan dibunuh yang senantiasa hadir, sepenuhnya terasing dari dunia luar, dan terutama, kebosanan, kesalahpahaman yang remeh, serta frustasi hidup di bawah ketegangan tak tertahankan, dalam tempat tinggal yang terbatas.

Catatan harian ini menggambarkan Anne sebagai seorang remaja. Dia rewel dan mencoba menanggulangi kemunculan seksualitasnya. Seperti kebanyakan gadis remaja, dia sering berselisih dengan ibunya, serta wataknya berubah-ubah antara riangnya anak-anak dan kesedihan orang dewasa. Kita disuguhi gambaran kejujuran bebas dan kerapuhan yang menyentuh.

Terakhir kali Anne menulis buku hariannya pada tanggal 1 Agustus1944. Selang tiga hari kemudian, 4 Agustus 1944, delapan orang yang bersembunyi di Secret Annex ditangkap. Anne meninggal ketika di penjara di Bergen-Belsen, tiga bulan sebelum ulang tahunnya yang keenam belas. Otto H. Frank adalah satu-satunya anggota keluarga dekatnya yang bertahan hidup dari Holocaust.

Anne dan buku hariannya. Dia cantik ya? Sayang jiwa semuda ini harus meninggal muda.

Ada beberapa hal yang saya garis bawahi dari tulisan Anne Frank dan yang akan saya komentari di tulisan selanjutnya.

Nb: Makasih untuk Sary yang telah meminjamkan bukunya pada ku


You Might Also Like

7 comments

  1. dulu mau beli buku itu tp nggak jadi, takut isinya nggak menarik dan nggak sesuai kisah aslinya, soalnya kalau nggak salah dulu lama sekali pernah ada film tentang Anne Frank ya? masi hitam putih gitu. Masi da sedikit ingatan di sepenggal filmnya nih hehe

    ReplyDelete
  2. sepertinya menarik bukunya....

    ReplyDelete
  3. buku menarik, sy sdh baca saat cetakan pertama, 2008 ;)

    ReplyDelete
  4. aku suka gaya nulis kamu! dari deskripsi kamu aja udah bikin tertarik sama buku ini, gud job! :)

    ReplyDelete
  5. Dulu sekali aku pernah baca cuplikan buku Anne Frank ini di majalah Intisari (Masih ada gak ya majalahnya?)
    manusia tidak pernah belajar dan sejarah selalu berulang. Sedih!!!!

    ReplyDelete
  6. Luchie: Buku ini betul-betul tulisan Anne Frank kok :) trus ini terbitan tanpa editan loh mbak. Nama-nama tokoh yang membantu mereka dalam persembunyian pun tidak lagi disamarkan seperti terbitan terdahulu. Meskipun mungkin sedikit kehilangan makna karena ditranslate dari terjemahan Inggrisnya bukan dari bahasa Belandanya.
    Aku gak pernah liat filmnya si :p

    Froggy: ia loh, froggy bisa bahasa Belanda? pasti lebih bagus baca yang bukan terjemahan.

    Leila: ia, buku yang sangat menyentuh. Terlebih dengan fakta dia hanya mampu bertahan kurang lebih setahun dari terakhir kali dia menulis catatan hariannya.

    Gerandis: Bukunya memang bagus si mas. Sebagian deskripsi tentang buku ini yang kutuliskan kuambil dari sinopsis di belakang bukunya kok. Bukan tulisan asli ku, hanya menambah beberapa detail saja :)

    ReplyDelete
  7. Mbak Hany: Ia mbak, mungkin sudah sifat dasar manusia untuk merusak.
    eh bukannya majalah intisari, majalah berkebun mbak?

    ReplyDelete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad