10:23 am

Dirinya tersesat lagi. Lagi? Atau sebenarnya dia tak pernah keluar dari gua itu.
Tak pernah…
Hanya saja, mungkin, dia berada di bagian gua yang tak pernah dilaluinya sebelumnya. Tempat yang menjanjikan harapan semu. Harapan? Masihkah dia berani berharap? Setelah sekian lama?
Toh dia masi saja tersesat.
Berputar-putar di gua gelap tanpa menemukan jalan keluar. Semakin lama, semakin tersesat.

Jadi siapa bayangan itu? Yang membuatnya mengira, akhirnya menemukan jalan keluar?
Lagipula apakah bayangan bisa muncul di tempat yang gelap tanpa setitik pun cahaya?
Bayangan atau kehayalan?
Hayalan orang yang menuju kegilaan. Ya, dia mulai gila. Gila dalam kesendiriannya. Dia mulai berbicara pada bayang-bayang yang bahkan tak ada.

Dia tertawa, menertawakan kesialannya, kebodohannya, harapannya, rasa ingin tahunya, mimpi-mimpinya…
Dia tertawa dan tertawa.
Apa yang bisa ia lakukan di gua yang gelap?
Tertawa…
Ya, tertawa.

_ Makassar, 7 April 2010

You Might Also Like

0 comments

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad