1:36 pm


    Siapa aku dulu? Siapa aku sekarang? Dimana gadis ceria yangyang ku kenal dulu? Kemana perginya anak yang lelap tidurnya? Dibuai lagu ninabobo... disayang... dimanja... Kemana gadis ceria itu? Mengapa dia bersembunyi? Bersembunyi di sudut hati terdalam...

You Might Also Like

1 comments

  1. Bila Al Quran Bisa Bicara

    Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
    Dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci
    Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
    Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
    Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra Sekarang engkau telah dewasa…
    Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…

    Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
    Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja? Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu

    Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
    Dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
    Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau….. Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
    Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
    Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan…
    Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
    Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
    Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
    Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
    Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
    Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
    Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
    Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
    E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
    Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
    Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
    Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
    Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
    Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
    Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
    Waktupun cepat berlalu…aku menjadi semakin kusam dalam lemari
    Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
    Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
    Itupun hanya beberapa lembar dariku
    Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
    Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
    Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila
    engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan
    diperiksa oleh para malaikat suruhanNya Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.
    Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu…
    Setiap saat berlalu…kuranglah jatah umurmu…
    Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
    Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
    Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
    Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati…
    Di kuburmu nanti….
    Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
    Yang akan membantu engkau membela diri
    Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat
    Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu
    Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
    Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
    Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
    Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
    Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu…
    Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
    Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
    Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
    Sentuhilah aku kembali…
    Baca dan pelajari lagi aku….
    Setiap datangnya pagi dan sore hari
    Seperti dulu….dulu sekali…
    Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos…
    Di surau kecil kampungmu yang damai
    Jangan aku engkau biarkan sendiri….
    Dalam bisu dan sepi….
    Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. .

    dikutip dari "http://catatanharian.wordpress.com

    ReplyDelete

Terimakasih atas komentarnya :) Maaf untuk yang meninggalkan komen dengan link hidup, terpaksa saya hapus.

Part of B Blog

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Beautiesquad